Review Buku: “Cahaya Mutasyabihat”, Mengurai Ayat-ayat yang Mirip dalam Al-Quran

  • Whatsapp
Review Buku: Cahaya Mutasyabihat, mengurai ayat-ayat yang mirip dalam Al-Quran

Anda pengampu tahfidz, atau seorang hafidz baru, atau orang tua yang membimbing langsung anak-anaknya menghafal Al-Qur’an? Sering ragu-ragu dan salah dalam hafalan di ayat-ayat yg mirip? Atau anak anda selalu salah di tempat yang sama saat menghafal karena keliru dengan ayat yang mirip? Temukan jawabannya dibuku ini (Cahaya Mutasyabihat).

Buku ini ditulis oleh Muhammad Mahfuzh bin Muhammad Ayub dan diterbitkan oleh Pustaka Ar-Raudhah sebanyak 307 halaman

Deskripsi Umum

Di awal buku, Penulis memaparkan kewajiban memelihara hafalan bagi para penghafal Al-Qur’an, disertai motivasi untuk menjaga hafalan.

Penulis juga menjelaskan bagaimana Sang Penerima Wahyu (Rasul saw), para sahabat juga para salafush sholeh dalam menjaga hafalannya. Padahal sebagaimana kita ketahui, Rasul saw, sahabat dan para salafush shalih adalah orang-orang yang lebih sibuk dibandingkan kita. Namun mereka sukses menjaga hafalan mereka tanpa mengganggu aktifitas keseharian mereka di siang hari. Pada bagian ini menurut kami sangat berkesan, karena pada bagian ini penulis mengajak para penghafal untuk berintropeksi diri dan merasa malu sekaligus memberikan solusi terbaik dalam menjaga hafalan. Karena banyak penghafal Al-Qur’an yang lalai menjaga hafalannya dengan alasan kesibukan, baik itu sibuk urusan duniawi maupun urusan dakwah. Jadi, tidak ada alasan bagi seorang penghafal , siapapun itu, untuk lalai manjaga hafalannya.

Dibuku ini juga dijelaskan keuntungan-keuntungan yang diraih oleh penghafal Al-Quran, serta keutamaan mereka di dunia dan di akherat, disertai peringatan bagi mereka yang tidak memelihara hafalannya.

Disampaikan juga bahwa mempelajari mutasyabihat adalah bagian dari memelihara Al-Quran

Selanjutnya penulis memaparkan tentang inti dari buku ini, yaitu mengenai :

  1. Mutasyabihat dalam Ulumul Quran
  2. Definisi mutasyabihat
  3. Ruang lingkup mutasyabihat lafdzi (karena mutasyabihat yang disusun dalam buku ini adalah mutasyabihat lafdzi bukan ma’na).Pada penjelasan ruang lingkup mutasyabihat ini, penulis memaparkan 8 sisi mutasyabihat yang umum ditemui dalam alquran (struktur redaksi). Sehingga penghafal diberi gambaran jenis-jenis redaksi yang biasanya terdapat pada mutasyabihat, seperti ta’khir dan taqdim, ziyadah dan nuqshan dan seterusnya.
  4. Manfaat mempelajarinya dan mengetahui mutasyabihat
  5. Kiat-kiat dalam menghafal ayat ayat mutasyabihat.

Selanjutnya penulis memaparkan penggumpulan ayat-ayat mutasyabihat, disusun berdasarkan juz dalam Al-Qur’an (tidak disusun per-surat) dan ditampilkan dalam bentuk tabel.

Selanjutnya penulis juga memaparkan contoh-contoh penerapan metode menghafal ayat-ayat mutasyabihat yang disusun penulis berdasarkan pendekatan dalil aqli (pendekatan yang mudah diingat oleh akal) karena buku ini ditujukan untuk kalangan non-Arab.

Pada penutup pada buku ini, penulis menegaskan bahwa mempelajari mutasyabihat ini hanya salah satu bagian dari menjaga hafalan Al-Quran, dan hal tersebut tidak cukup untuk meraih hafalan yang berkualitas, jika tidak disertai langkah-langkah lain seperti melakukan target muraja’ah minimal 3 juz perhari, menghidupkan malam dengan sholat sunnah dan memiliki waktu khusus menggulang dan mempelajari ayat-ayat mutasyabihat dan mencoba mencari jalan untuk mengingatnya.

Dan juga mengajak kembali para penghafal agar tidak meninggalkan pemeliharaan hafalan dan mendoakan pembaca agar menjadi ahli-ahli Al-Quran. Karena ahli Al-Quran adalah keluarga-Nya dimuka bumi. Dan semoga Al-Quran menjadi syafaat di hari kiamat kelak

Kelebihan buku ini

Tidak banyak buku yang membahas ayat-ayat mutasyabihat dalam bahasa indonesia, oleh karena itu buku ini bisa menjadi pegangan dalam memutqinkan hafalan khususnya memecahkan kesulitan dalam ayat-ayat yang mirip

Buku ini disusun dengan metode pendekatan yang dimudahkan, sehingga orang-orang yang belum bisa berbahasa Arab-pun dapat mengambil manfaat. Kebanyakan buku yang membahas ayat mutasyabihat disusun dengan metode pendekatan kebahasaan, tentunya hal ini bukan hal mudah untuk orang yang belum bisa berbahasa Arab. Penulis sebisa mungkin menghindari metode kebahasaan kecuali di beberapa ayat saja karena tidak ada jalan lain selain menggunakan pendekatan kebahasaan

Kekurangan buku ini

Kertas yang digunakan seperti kertas buram. Jadi menurut kami kurang kuat. Karena buku ini pastinya akan digunakan berulang-ulang dan membolak-balik kertasnya.

Kesimpulan

Buku ini bisa menjadi salah satu pegangan sebagai panduan dalam memutqinkan hafalan, khususnya untuk menjelaskan ayat-ayat yang mirip dalam Al-Quran.

  • Whatsapp

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 comments

    1. Kami beli online, dapat info di FB
      _________________________________________________________________

      @muhajirtr – Buku “Cahaya Mutasyabihat” Ready stock ya.. Pengiriman buku dari Bogor. Pemesanan bisa melalui saya lewat whatsapp : 085370928968

      1 kg muat 3 buku, jadi untuk mengakali harga ongkir dari Bogor alangkah baiknya jika belinya bersama teman-teman yang lain agar ongkirnya bisa patungan. Harga buku 85k.
      .
      .
      Nb: Buku ini tidak dijual di mana pun termasuk toko buku, karena saya sendiri dan beberapa murid penulis ditugaskan menjual sendiri agar harganya tetap terjangkau. Jika saja masuk ke toko buku, dapat dipastikan harga melonjak naik dari harga normal. Ini sudah cetakan ke 3, semoga teman-teman bisa segera membeli buku ini dan merasakan manfaatnya yg luar biasa dalam proses pemutqinan hafalan Al Quran anda.
      .
      Yuk tag sahabat, keluarga, pasangan halal dan calonnya. 😄 . . .
      .
      Follow @tausiah.cinta
      Follow @tausiah.cinta

      Sumber:
      https://web.facebook.com/tausiah.cintaku/posts/muhajirtr-buku-cahaya-mutasyabihat-ready-stock-ya-pengiriman-buku-dari-bogor-pem/869069163441053/?_rdc=1&_rdr