Ikuti 14 Tips ini Agar Anak Dekat dengan Anda

  • Whatsapp
Agar dekat dengan anak
Ilustrasi, sumber gambar:Pixabay.com

Kedekatan orang tua dan anak merupakan salah satu kunci keberhasilan pendidikan karakter pada Anak karena dengan dekatnya hal tersebut, penanaman karakter-karakter yang baik akan lebih mudah diterima oleh anak. Dan tidak dekatnya hubungan orang tua dengan anak menjadi pintu masuk banyaknya kasus kenakalan-kenakalan pada remaja seperti yang banyak terjadi pada hari ini.

Berikut ini beberapa tips yang dapat dilakukan agar hubungan dengan anak Anda menjadi lebih dekat dan harmonis.

1.Sering memeluk anak

Sering-seringlah memeluk anak dan membuatnya merasakan kasih sayang Anda. Sikap seperti ini membantunya untuk mengurangi ketegangan syaraf, rasa was-was (gelisah) dan rasa sakit. Selain itu hal ini akan meningkatkan perasaan yang positif Anak kepada Anda

2.Membuat anak selalu gembira dan senang

Hal tersebut akan memberikan pengaruh yang menakjubkan dan dampak yang kuat bagi jiwanya. Jika Anda telah mampu menggerakkan organ yang ada dalam jiwa anak, maka Anda akan dapat membuatnya lebih sigap dan dinamis. Selain itu, hal tersebut juga dapat membuatnya menjadi lebih siap untuk menerima segala perintah, peringatan dan bimbingan

3.Cintailah anak dan jangan mengekangnya

Anak membutuhkan kasih sayang dan pelukan Anda, bukan kekangan seperti mengatakan
“Mengapa kamu tertawa seperti itu?”
“Mengapa kamu berjalan seperti itu?”
“Mengapa kamu makan dengan cara seperti itu?”
“Jangan kamu memain-mainkan rambutmu”
“Bergegaslah untuk membersihkan gigimu”
dan yang semisalnya…

Semua itu akan menimbulkan reaksi negatif pada diri anak, membuat anak merasa tidak nyaman atau membuatnya kehilangan rasa percaya diri. Anak membutuhkan perlindungan yang dibarengi dengan pemberian kepercayaan kepada dirinya.

Dalam waktu yang sama, anak juga membutuhkan ajaran (didikan) dari Anda mengenai segala sesuatu yang baru baginya tanpa Anda harus menunjukkan ketidaksukaan Anda terhadapnya.

4.Ungkapkan kecintaan Anda kepada anak

Tuliskanlah kata-kata cinta, motivasi dan sesuatu yang menggembirakan untuk anak pada sebuah kertas. Buatlah sebuah kejutan untuknya, kemudian letakkan pada tas sekolahnya atau di sisi tempat tidurnya jika Anda terpaksa harus keluar rumah, sedangkan ia masih berada di sekolah atau masih tidur. Hal ini dimaksudkan agar anak merasa bahwa Anda selalu memikirkannya, sekalipun saat Anda tidak ada di sisinya.

5.Pererat hubungan dengan anak

Misalnya dengan membuat kata sandi atau tanda tertentu yang menunjukkan rasa cinta Anda kepada anak. Kata sandi dan tanda tersebut tidak ada yang mengetahuinya selain kalian berdua. Akan lebih baik seandainya Anda memberitahukan kepadanya sebagian rahasia pribadi anda yang bermanfaat untuknya. Sikap seperti ini akan membuat terciptanya suasana yang baik dan mempererat hubungan di antara kalian berdua

6.Berikan perhatian penuh ketika berbicara dengannya

Fokuskanlah seluruh perhatian Anda kepadanya, tataplah matanya saat ia berbicara dengan Anda. Menyimak ucapan anak dengan serius akan membantunya untuk lebih berani mengungkapkan segala perasaan dan permasalahan yang ia hadapi, untuk selanjutnya adalah membantunya menghilangkan kegundahan dan perasaan emosi pada dirinya.

Jika Anda benar-benar sedang sibuk, maka Anda dapat meminta maaf kepadanya dan menjanjikan bahwa Anda akan membicarakan hal tersebut di lain waktu. Selanjutnya, Anda harus menepati janji tersebut.

7.Bergabung bersama anak dalam bermain

Misalnya saja ketika anak anda sedang bermain tanah liat, maka Anda pun ikut berkotor-kotoran dengan tanah liat tersebut, persis yang dilakukan oleh anak Anda. Sikap seperti ini akan membuat Anda mudah untuk menarik simpati hatinya. Terlebih lagi dia juga akan mencintai dan merasa nyaman bersama Anda.

8.Tunjukkan bahwa Anda menyimak pembicaraannya

Misalnya dengan memberi komentar dengan cepat atas apa yang ia katakan, tanpa harus menyela pembicaraanya. Tunjukkan bahwa Anda memahami apa yang dia katakan, misalnya dengan anggukan kepala atau dengan ucapan, seperti “ya” atau “masyaAllah”.

Semua itu dapat membuatnya merasakan bahwa Anda memang menyimak ucapannya dengan penuh perhatian. Hal itu akan membuatnya bertambah nyaman dan Anda pun menjadi orang yang dipercaya olehnya (untuk menceritakan segala perasaan hatinya).

Yakinkanlah dirinya bahwa tidak ada orang lain yang sebaik dan sepeduli Anda untuk dijadikan sebagai tempat curhat.

9.Orang tua harus menjadi tauladan

Berusahalah agar perbuatan Anda sesuai dengan yang Anda ucapkan. Jangan sampai Anda memberikan perintah kepada anak Anda, sedangkan Anda sendiri melakukan hal yang sebaliknya.

Jadikanlah diri Anda sebagai tauladan yang baik baginya dalam setiap ucapan dan perbuatan. Sadarilah bahwa Anda adalah cermin baginya dalam setiap perbuatan. Tidak konsisten terhadap suatu prinsip menyebabkan sang anak kehilangan kepercayaannya terhadap diri Anda

10.Katakan jika Anda tidak memahami perkataanya

Pada saat anak berbicara kepada Anda secara serius mengenai suatu pembicaraan tertentu sementara Anda tidak dapat menangkap dan memahami pemikirannya secara jelas, maka ungkapkanlah hal itu kepada anak.

Perintahkan dia untuk mengulangi ucapannya secara singkat dan dengan ungkapan yang lebih cermat. Ajarkanlah bagaimana seharusnya dia mengungkapkannya kepada Anda dalam rangka untuk mengajari cara menyampaikan sesuatu yang hendak ia katakan secara singkat akan tetapi jelas maksudnya

11.Cari tahu info tentang jadwal, guru dan teman-temannya

Hal itu dimaksudkan agar ketika ia pulang sekolah, Anda tidak hanya dapat menanyakan perihal kegiatan di sekolah secara umum, seperti “Apa yang dipelajari di sekolah hari ini?”

Jika Anda punya info lebih, tentu Anda dapat menanyakan, “Apakah tadi bermain dengan Husna?”, atau “Tadi Pak Mahmud mengajarkan pelajaran apa?”. Dengan seperti ini, anak merasa bahwa Anda turut mengawasi kehidupannya secara cermat dan diapun merasa bahwa Anda perhatian kepadanya.

12.Beri kepercayaan kepada Anak

Misalnya dengan memberi kesempatan kepada anak untuk dapat berjalan-jalan dengan teman-temannya dan berusahalah untuk mengalah saat terjadi perbedaan pendapat dengannya. Berusahalah untuk membuatnya merasa bahwa dirinya dicintai, dihormati dan Anda percaya sepenuhnya kepadanya.

Janganlah Anda bersikap kaku (saklek) terhadapnya. Buatlah dirinya bebas menikmati keinginannya untuk dapat berjalan-jalan bersama teman-temannya dan mewujudkan keinginannya dengan mengubah jam tidurnya. Atau, berikan kebebasan kepadanya mengenai potongan rambutnya, bahkan dalam memilih menu makannya sendiri.

Selanjutnya, pada akhirnya nanti ajarkanlah bagaimana memikul tanggung-jawab dan menjaga komitmen dan janji.

13.Luangkan waktu untuk anak

Luangkanlah sebagian waktu Anda untuk bersama anak, masing-masing sesuai dengan porsinya. Caranya bisa dengan menunjuk salah seorang dari mereka untuk menemani Anda berbelanja atau bertukar pikiran selama di perjalanan menuju tempat belanja. Atau misalnya dengan berolah raga dengan berjalan kaki bersama anak Anda.

Pergi bersama mereka, masing-masing sesuai dengan porsinya, akan membuat mereka merasakan bahwa Anda menghargai masing-masing dari mereka. Kegiatan itu hanya dilakukan oleh Anda dengan masing-masing dari mereka, tanpa dilakukan bersama-sama dengan saudara yang lain.

14. Berikan waktu walau 5 menit saja dalam sehari

Waktu yang hanya 5 menit mungkin tidak berarti bagi kebanyakan kaum wanita. Lima menit tidaklah sulit bagi Anda dan suami Anda untuk dicurahkan kepada anak Anda.

Sikap seperti itu mengartikan bahwa Anda sangat ingin dekat dengannya dan berusaha memahaminya, memahami kebutuhannya dan memahami keinginan-keinginannya.

Selain itu, sikap tersebut juga menunjukkan bahwa Anda dapat merasakan apa yang dirasakan olehnya, sehingga akan tumbuh perasaan postif pada dirinya dan membuatnya memiliki motivasi untuk melakukan perbuatan yang baik dan menghabiskan waktunya dengan hal-hal yang bermanfaat bagi kehidupannya di dunia dan akhirat.

Selanjutnya, anak Anda dapat menerima dan memberikan sesuatu dengan baik, serta kecerdasan batin (rohani)nya pun semakin tumbuh dengan baik

Mudah-mudahan dengan cara-cara di atas, hubungan Anda dengan anak-anak Anda menjadi lebih harmonis sehingga kelak, akan tumbuh menjadi generasi yang unggul dambaan keluarga, amiin.

Disarikan dari buku “100 Ide Cemerlah dalam Mendidik Anak” karya Iman Al-Mahdawi

  • Whatsapp

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *