Anak Shalih Merupakan Aset Dunia dan Akhirat Kita

  • Whatsapp
Anak shalih merupakan aset dunia dan akhirat kita
Ilustrasi (Sumber foto: pixabay.com)

Setiap orang tua tentu ingin mempunyai anak yang shalih, karena memiliki anak yang shalih merupakan kebahagian besar yang tidak ternilai. Berbagai cara diupayakan agar anak-anaknya menjadi anak yang shalih. Ada yang memanggil guru ngaji ke rumah, ada yang menyekolahkan ke sekolah-sekolah Islam bahkan tidak sedikit yang memasukkannya ke pondok pesantren. Semuanya dengan maksud sama, agar anak-anaknya menjadi anak yang shalih dan shalihah.

Apa saja sih keuntungan memiliki anak-anak yang shalih/shalihah?

Keuntungan dunia

Diantara keuntungan memiliki anak yang shalih di dunia adalah mendapat bakti dari mereka. Anak-anak yang shalih tentu sangat bersemangat untuk birrul walidain (berbakti) kepada orang tuanya, seperti:

  • Ketika anak masih kecil, tidak memaksa ketika meminta sesuatu kepada orang tuanya
  • Ketika anak masih kecil, tidak meminta hal-hal yang memberatkan orang tuanya
  • Dari kecil terbiasa membantu pekerjaan sehari-hari orang tuanya
  • Membantu dan merawat ketika orang tuanya sakit
  • Membantu segala hal yang dibutuhkan orang tua ketika orang tua memerlukan bantuan
  • Menemani dan merawat dan orang tua ketika orang tua sudah sepuh dan repot
  • Dan seterusnya

Prinsip mereka: “Uang bisa dicari, ilmu bisa digali, tapi kesempatan untuk mengasihi orang tua tidak akan terulang kembali”

Anak yang shalih pasti akan berada di shaf terdepan dalam bakti mereka kepada orang-tuanya, mereka sangat memprioritaskan birrul walidain, terlebih ketika orangtuanya masih hidup.

Ketika seseorang diberi karunia anak yang shalih shalihah maka merupakan keuntungan dan kebahagian besar. Bisa jadi dia bukan pejabat, bukan pula saudagar kaya, akan tetapi hadirnya dia akan memberi penyejuk pandangan mata orang tuanya.

Keuntungan akhirat

Anak shalih merupakan satu di antara 3 amalan jariyah yang pahalanya akan terus mengalir walaupun kita sudah meninggal dunia.

Bayangkan, ketika Anda mengajarkan surat Al-Fatihah kepada anak-anak Anda, kemudian anak-anak Anda membaca Al-Fatihah tersebut di setiap rakaat shalatnya, berapa banyak pahala yang mengalir ke Anda? Nabi SAW bersabda “Barangsiapa yang mengajak kepada petunjuk, maka ia mendapat balasan seperti orang yang mengikutinya tanpa mengurangi pahala orang yang melakukannya sedikitpun. (HR. Muslim)

Itu baru pahala bacaan Al-Fatihah yang Anda ajarkan, belum lagi shalatnya, puasanya, keimanan yang Anda semai benihnya disanubari anak-anak Anda, tentu banyak sekali.

Belum lagi jika anak-anak tersebut adalah penghafal Al-Quran, dimana di akhirat nanti mereka akan memakaikan mahkota dikepala orang-tuanya.

Memiliki anak yang shalih merupakan karunia agung, bahkan sampai-sampai Nabi Ibrahim berdoa agar diberi keturunan yang shalih.

رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ

Ya Rabbku, anugrahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh”(Ash Shaffaat: 100)

Semoga Allah mengaruniakan anak-anak yang shalih dan shalihah kepada kita semua, amiin.

  • Whatsapp

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *