8 Kesalahan Umum Saat Mengendarai Sepeda Motor

  • Whatsapp
Ilustrasi, Sumber gambar:pixabay.com

Menurut data statistik, kecelakaan paling banyak di Indonesia terjadi pada motor, oleh karena itu penting bagi kita semua, khususnya para biker untuk mengetahui cara berkendara yang aman sehingga potensi kecelakaan menjadi berkurang.

Berikut ini 8 kesalahan yang sering dilakukan oleh para pengendara motor yang harus kita hindari

1.Berjalan lambat di tengah jalan

Kondisi seperti ini banyak terjadi, walaupun tidak berakibat fatal akan tetapi sangat mengganggu pengendara lain yang akan mendahului. Seharusnya pengendara dengan kecepatan lambat berada di sebelah kiri-bukan di tengah jalan sehingga pengendara dibelakangnya yang akan mendahuluinya dapat dengan mudah, tidak terhalangi

Berjalan lambat di tengah jalan
2.Tidak menyalakan lampu sein saat berbelok

Ketika pengendara motor akan berbelok dengan tidak memberi lampu sein maka hal ini sangat berbahaya, mengapa demikian? Bayangkan jika di belakang Anda ada kendaraan kencang yang akan mendahului Anda, sementara Anda nyelonong belok ke kanan dengan tidak memberi lampu sein, kalau tidak sigap bisa saja terjadi Anda terserempet oleh kendaraan kencang yang akan mendahului Anda.

Tidak menyalakan lampu sein saat belok

Yang lebih parah adalah belok kanan tetapi lampu seinnya belok kiri. Pengendara dibelakangnya tentu mengira kita akan belok kiri karena lampu sein kiri yang menyala. Pada intinya adalah kita harus selalu “update status” lampu sein.
Jika belok kanan, nyalakan lampu sein belok kanan
Jika belok kiri, nyalakan lampu sein belok kiri
Setelah melewati belokan, matikan lampu sein

Kapan kita menyalakan lampu sein? Intinya adalah memberi tahu pengendara lain bahwa kita AKAN berbelok, sehingga menyalakan lampu sein bukan saat belok, tetapi sebelum belok. Anda dapat menyalakan lampu sein 10-20 meter (tergantung kecepatan) sebelum belok sehingga pengendara lain mengerti bahwa Anda akan berbelok.

3.Tidak tengok kiri kanan sebelum melewati/menyeberang di persimpangan

Perilaku ini sangat berbahaya, terlebih lagi di persimpangan jalan yang tidak ada lampu pengatur lalu-lintasnya. Coba bayangkan jika Anda menyeberang di persimpangan sementara dalam waktu bersamaan dari arah samping kiri/kanan ada kendaraan lain yang lewat dengan kecepatan tinggi, kalau pengendara tersebut tidak sigap bisa saja Anda tertabrak

Menyeberang tanpa tengak-tengok

4.Berbelok dengan kecepatan tinggi

Berbelok dengan cara seperti ini kadang dilakukan para pemula sehingga kurang memperhitungkan antara kecepatan dengan sudut belokan, hasilnya terkadang mereka sampai jatuh. Jatuh bukan karena tabrakan atau terserempet tetapi jatuh sendiri, jatuh karena kesalahan sendiri, karena cara berbelok yang kurang memperhitungkan kecepatan dan sudut belokan.

Berbelok dengan kecepatan tinggi

5.Ketika berbelok mengambil jalan pengendara dari arah lawan

Cara berbelok ini banyak terjadi, sehingga pengendara arah lawan kesal dan bingung karena jalannya diambil. Anda harus tetap berada di jalur kiri walaupun Anda akan belok ke kanan!

Berbelok dengan menyerobot jalur lawan

6.Pakaian/kerudung menjuntai sampai masuk ke roda/gear

Bagi biker perempuan hendaknya memastikan bahwa pakaiannya/kerudungnya aman, tidak ada ujung pakaian tersebut yang dapat masuk ke area yang berputar, yakni roda dan gear. Jika sampai terjadi pakain Anda masuk maka pakaian tersebut bisa robek dan rusak, atau bahkan bisa saja Anda terpelanting jatuh.

Pakaian jangan menjuntai masuk ke roda/gear

7.Jarang memantau kaca spion

Kaca spion sangat penting untuk mengamati kondisi di belakang kita. Pengendara yang baik harus senantiasa mamantau kaca spion sehingga dapat mengetahui apa saja yang ada dibelakang kita, terutama apakah ada kendaraan di belakang kita yang akan mendahului.

8.Tidak mengunci helm ketika berkendara

Helm dipakai untuk tujuan keamanan, jika cara memakainya tidak sesuai bisa saja ketika pengendara jatuh, helmnya malah terlepas. Pastikan ketika menggunakan helm, kita menguncinya, pastikan sampai bunyi “klik”

Demikian 8 hal kesalahan yang banyak dilakukan oleh pengendara motor. Pada intinya bahwasanya jalan yang kita pakai adalah jalan umum, bukan jalan kita sendiri sehingga selain memikirkan keselamatan diri kita, kita juga harus peduli dengan keselamatan pengendara lain. Jangan sampai gaya berkendara kita membahayakan pengendara lain. Di jalan umum, ada hak pengendara lain yang harus kita penuhi.

  • Whatsapp

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *