10 Tips Menyeberang di Jalan Raya

  • Whatsapp
Ilustrasi, sumber gambar Pixabay/RJA1988

Menyeberang di jalan raya perlu trik dan nyali yang cukup, terlebih lagi pada jalan raya yang padat. Mau nekad menyeberang takut tertabrak, kalau nunggu kosong dapat lama sekali menunggunya.

Berikut ini 10 tips menyeberang di jalan raya agar menyeberang lebih mudah dan aman:

1.Kenali Jenis Jalan dan Kondisi Penyeberangan

Sebelum menyeberang, kenali jenis jalan dan lingkungan sekitar terlebih dahulu. Jika terdapat zebra cross dan lampu traffic light urusannya lebih mudah, tinggal kita tunggu saja giliran saat lampu berwarna merah sehingga kendaraan berhenti dan pejalan kaki dapat menyeberang dengan tenang dan aman.

Bagaimana jika tidak ada lampu traffic light? Kita harus memastikan bahwa kita dapat menyeberang dengan aman. Ada jenis jalan yang kendaraan disitu umumnya melaju kencang, ada yang relatif pelan.

Selain itu, ada jalan yang 1 arah dan ada yang 2 arah. Jalan 2 arah memerlukan konsentrasi dan perhitungan yang lebih dibanding jalan 1 arah.

2.Jika Kendaraan Kencang

Misalnya pada jalan-jalan nasional atau ring road, biasanya kendaraan melaju cukup kencang. Penyeberang harus dapat memprediksi kira-kira timing untuk menyeberang aman atau tidak. Hendaknya mengambil jarak aman atau benar-benar aman untuk menyeberang, karena terkadang prediksi kita akan kecepatan kendaraan yang melaju kurang tepat. Sebisa mungkin kita sudah sampai di ujung jalan (selesai menyeberang) baru kendaraan yang melaju kencang tersebut lewat

Jika terjadi kondisi dimana kendaraan sedang melaju kencang sementara posisi kita masih ditengah jalan, ini dapat menimbulkan kebingungan bagi pengendara. Untuk lebih amannya, hindari kondisi seperti ini.

3.Jangan berlari

Ketika ada orang yang menyeberang di depan kendaraan, pengendara akan memutuskan tancap gas (dengan berfikir penyeberang berhenti) atau memperlambat kendaraan dan memberi jalan ke penyeberang jalan tersebut.

Jika penyeberang berlari ketika menyeberang, bukan tidak mungkin pengendara juga berfikiran sama dengan tancap gas sehingga dapat menimbulkan resiko tertabrak. Kalaupun penyeberang selamat sampai ujung jalan, bukan tidak mungkin dapat mencelakakan pengendara karena mengerem mendadak setelah melihat penyeberang bukannya berhenti tetapi malah berlari. Kita ingin semua pengguna jalan selamat, oleh karena itu hendaknya menghindari gaya menyeberang yang membingungkan pengendara

4.Jika jalan dengan kendaraan relatif pelan tetapi padat

Lebih mudah untuk meminta jalan (menghentikan) mobil daripada motor, oleh karena itu utamakan kita meminta jalan ke mobil. Hentikan mobil terlebih dahulu, potensi mobil memberi jalan lebih besar dan saat itu kendaraan di belakang mobil itupun ikut berhenti (seharusnya!!), setelah kita berhasil di depan mobil, kita tetap harus waspada dengan melihat kendaraan di samping mobil karena dikhawatirkan ada pengendara motor yang nakal dengan menyalip mobil tersebut, jika aman maka kita lanjutkan menyeberang sampai ujung jalan.

5.Tengok kanan-kiri-kanan

Pastikan kita mengamati kendaraan di kanan dan kiri kita sehingga dapat menyeberang dengan aman. Amati ada/tidaknya kendaraan, jenis kendaran (mobil/motor), kecepatannya. Dengan pengamatan seperti ini kita dapat mengambil keputusan cara menyeberang yang tepat.

Tetep tengok kanan-kiri-kanan walaupun pada jalan 1 arah, mengapa demikian? Tau sendiri lah, bahwa terkadang sebagian pengendara kurang tertib dengan mengendarai melawan arus. Jangan sampai kita terlalu pede hanya melihat sisi kanan ternyata ada pengendara yang melawan arus di sebelah kiri kita.

6.Jika ada, manfatkan tombol penyebarangan/ Pelican Crossing

Di beberapa tempat terdapat “Pelican Crossing”, yakni zebra cross yang dilengkapi dengan lampu yang dapat diatur dengan tombol. Tekan tombol penyeberangan agar lampu berubah menjadi merah, dan ketika merah maka kendaraan akan berhenti dan disaat itu Anda dapat menyebrang dengan tenang dan aman.

7.Jangan malu untuk menganggkat tangan

Mengangkat tangan saat menyeberang banyak manfaatnya, diantaranya:

  • Penyeberang akan mendapat perhatian lebih
  • Menekankan para pengendara bahwa kita meminta jalan
  • Dengan mengangkat tangan, pengendara akan lebih mengetahui bahwa di depan mereka ada pejalan kaki yang sedang menyeberang. Beberapa kendaraan yang tinggi terdapat blind spot dimana jika kita menyeberang terlalu dekat maka tidak akan terlihat oleh pengendara tersebut, dengan mengangkat tangan maka potensi blind spot tersebut dapat dihindari.

8.Fokus, jangan melamun

Kecelakaan terjadi pada waktu yang sangat singkat, oleh karena itu kita harus fokus ketika menyeberang, jangan sampai menyeberang sambil melamun walaupun sesaat.

9.Hati-hati dengan pengendara motor

Ketika menyeberang, pengendara motor perlu dapat perhatian lebih, mengapa? Karena pada umumnya potensi pengendara motor yang kurang tertib lebih besar. Misalnya saja, ngebut atau menyalip mobil yang sudah berhenti untuk memberi jalan ke penyebarang. Sekali lagi, perhatikan lebih serius pada pengendara motor

10.Jangan nekad tanpa perhitungan

Jangan nekad menyeberang tanpa perhitungan. Lebih baik kita menunggu agar kondisi benar-benar aman daripada nekad dengan membahayakan nyawa kita. Ingat pesan bijak “Keluarga menunggu di rumah”

Demikianlah 10 tips menyeberang agar kita dapat menyeberang dengan lebih baik, semoga kita dihindarkan dari berbagai marabahaya saat di jalan, amiin.

  • Whatsapp

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *